23 Februari 2026 - 23:19
Kemurkaan Zionis atas Penayangan Serial Ramadan di Mesir

Serial Mesir “Sahab al-Ardh” yang mengangkat krisis kemanusiaan di Gaza pasca serangan Israel, menjadi perdebatan hangat di media berbahasa Ibrani hanya setelah dua episode ditayangkan.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Penayangan serial Mesir “Sahab al-Ardh” pada bulan suci Ramadan memicu reaksi keras media rezim Zionis hanya setelah dua episode pertama ditampilkan. Serial ini menggambarkan sebagian dampak kemanusiaan dari serangan terhadap Jalur Gaza dan menjadi sasaran kritik di berbagai media Israel.

Media resmi rezim tersebut, termasuk lembaga penyiaran Israel, dalam laporan terperinci menyatakan bahwa cara serial ini menggambarkan perang Gaza tidak menampilkan citra positif bagi Israel.

Sementara itu, Channel 12 televisi Israel mengklaim bahwa Kairo berupaya memulihkan posisi regionalnya dan menyebut produksi serial tersebut sebagai langkah bermotif politik.

Di sisi lain, surat kabar Yedioth Ahronoth bahkan sebelum penayangan perdana telah memperingatkan isi serial tersebut. Media itu menulis bahwa tayangan ini dapat memengaruhi opini publik, terutama terkait kondisi anak-anak di Gaza dan kinerja militer Israel — isu yang dinilai sensitif mengingat jutaan penonton yang menyaksikan serial tersebut.

Serial “Sahab al-Ardh”, yang juga dirilis dalam versi bahasa Inggris, dibintangi oleh Eyad Nassar sebagai seorang ayah Palestina dan Mena Shalaby sebagai dokter asal Mesir, serta berfokus pada krisis kemanusiaan warga Gaza setelah serangan Israel.

Your Comment

You are replying to: .
captcha